Sisi Permodalan TUGU Beri Ruang Ekspansi Bisnis

By Tugu Insurance published at 22 May 2026
Read 476 times
Sisi Permodalan TUGU Beri Ruang Ekspansi Bisnis

JAKARTA, investor.id – Kinerja PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) tetap solid di sepanjang kuartal I-2026 di tengah gejolak ekonomi serta fase transformasi industri asuransi nasional.

TUGU berhasil mencatatkan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp2,6 triliun pada kuartal I-2026 atau tumbuh 5,96% secara tahunan dari Rp2,4 triliun. Sementara hasil jasa asuransi tumbuh 2,18% menjadi Rp461 miliar.

Sementara itu dari sisi bottom-line, TUGU berhasil memperoleh laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp266 miliar.

Nur menilai fundamental TUGU tetap kuat didukung prospek industri asuransi umum Indonesia yang masih memiliki ruang pertumbuhan jangka panjang, tercermin dari penetrasi aset industri yang masih di bawah 1% terhadap PDB.

Dari sisi permodalan, TUGU mencatatkan Risk Based Capital (RBC) sebesar 410,9% pada 2025, jauh di atas ketentuan minimum regulator sebesar 120%, memberikan ruang untuk menopang ekspansi bisnis dan menyerap risiko underwriting.

Riset tersebut juga menyoroti keberhasilan TUGU dalam mempertahankan rating internasional AM Best A- selama delapan tahun berturut-turut, memperkuat kredibilitas perseroan di mata insured maupun reasuransi global, khususnya pada segmen energi dan marine.

“Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, manajemen tetap menerapkan prudent underwriting dengan fokus pada proyek yang memiliki profil risk-reward atraktif serta menjaga kerja sama dengan reasuransi global berperingkat minimal A- untuk mempertahankan kapasitas dan pricing yang kompetitif,” tulis riset tersebut.

Di sisi lain, riset tersebut juga turut mengulas rencana Danantara untuk mengonsolidasikan sekitar 15 perusahaan asuransi BUMN menjadi tiga holding utama (jiwa, umum, serta reasuransi/ kredit) pada 2026.

Menurutnya, dalam konteks tersebut, aspek keberlanjutan hubungan strategis antara PT Pertamina (Persero) sebagai pemegang saham pengendali dengan TUGU sebagai asuransi energi nasional juga menjadi faktor yang patut dipertimbangkan dalam desain model konsolidasi.

Posisi TUGU sebagai satu-satunya perusahaan asuransi umum terafiliasi BUMN yang memiliki global rating AM Best A- mencerminkan kekuatan fundamental, disiplin underwriting, serta dukungan ekosistem bisnis yang kuat, khususnya dari sektor energi.

Keberlanjutan afiliasi dengan Pertamina dinilai dapat menciptakan simbiosis mutualisme, di mana TUGU memperoleh basis bisnis dan profil risiko yang mendukung stabilitas rating internasional, sementara Pertamina tetap memiliki dukungan kapasitas asuransi domestik yang memahami karakteristik proyek-proyek energi strategis nasional.

Nur mempertahankan rekomendasi buy untuk saham TUGU dengan fair value Rp1,740 per saham. “Penilaian ini didasarkan pada Dividend Discount Model serta valuasi relatif, dengan posisi P/B saat ini masih berada di bawah rata-rata +1 standar deviasi P/B lima tahun sebesar 0.47x,” ungkapnya.

Editor: Heru Febrianto