Mengenal Perbedaan Karakter Introvert dan Ekstrovert, Serta Mengenal Cara Kerjanya!

Oleh Tugu Insurance dipublikasikan pada 25 Januari 2023
Dibaca 58696 kali
Mengenal Perbedaan Karakter Introvert dan Ekstrovert, Serta Mengenal Cara Kerjanya!

Hallo Smart People! Setiap orang memiliki jenis kepribadian yang berbeda-beda dan setiap kepribadian mempunyai perbedaan yang signifikan, misalnya perihal bagaimana cara mereka bersikap dalam lingkungannya. Oleh karena itu, kita dapat memahami bahwa setiap manusia memiliki jenis kepribadian yang berbeda-beda dan unik.

 

Dalam ilmu psikologi, banyak ilmu yang membahas tentang tipe kepribadian. Ada yang mengatakan, kepribadian manusia tidak bisa diubah dan sudah dibentuk sejak bayi. Kepribadian manusia ini sesungguhnya bisa dipelajari dan ada manusia yang memiliki kesamaan karakter dengan manusia lain.

 

Smart people, kepribadian yang kamu miliki dapat menentukan bagaimana kamu berinteraksi dan bereaksi terhadap lingkungan di sekitar kamu, dengan begitu kamu dapat merasa nyaman baik secara personal maupun profesional. Dimulai dari karakteristik yang suka keramaian, ekspresif dan suka bersosialisasi dengan banyak orang, ada juga yang menyukai ketenangan, serius dan suka menghabiskan quality time untuk diri sendiri. Atau bahkan keduanya.

 

Secara khusus, lingkungan kerja merupakan tempat bertemunya macam-macam kepribadian karyawan dan keberagaman kepribadian tersebut memiliki tujuan bersama yang ingin dicapai. Smart People, dalam keseharian, perbedaan kepribadian karyawan ini sering kali menimbulkan masalah, salah satunya karena kesalahpahaman dalam menyikapi sesuatu atau justru adanya ketidakcocokan kepribadian antar tim. Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan untuk memahami macam-macam kepribadian karyawan agar tercipta sinergitas di kantor.

 

Macam-macam kepribadian karyawan memiliki ciri khas yang menjadi karakter. Langkah awal memahami kepribadian rekan kerja adalah mengetahui kepribadian dan jenisnya. Selanjutnya mulai mencari jalan tengah untuk menyelaraskan perbedaan kepribadian tersebut.

 

Ap aitu Kepribadian?

 

Kepribadian atau personality merupakan kata yang berasal dari persona. Arti kata persona bagi bangsa Roma adalah bagaimana seseorang terlihat di depan orang lain. Persona sendiri dicontohkan condong pada topeng atau penutup muka yang biasa dipakai saat pertunjukkan drama di panggung pada masa Romawi. Topeng tersebut bisa menjadi alat bantu pemain drama dalam mendeskripsikan karakter atau watak seseorang.

 

Kepribadian secara umum adalah tentang bagaimana seseorang dapat menampilkan citra atau kesan diri terhadap orang lain. Pada dasarnya, kepribadian tidak bisa hanya dinilai dari luar. Pasalnya kepribadian itu sifatnya netral, bukan baik atau buruk. Dalam hal ini sifat dan kepribadian adalah sesuatu yang berbeda.

 

Pengertian kepribadian dalam dunia psikologi adalah karakteristik yang kuat dan unik dalam diri seorang manusia. Menurut Schultz & Schultz (2017), kepribadian bisa berubah pada situasi dan kondisi yang berbeda. Perbedaan jenis kelamin, etnis, dan budaya dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya yang berbeda akan membentuk kepribadian yang berbeda pula.

 

Banyak ahli menjelaskan berbagai tipe kepribadian manusia. Salah satu tokoh yang dikenal dengan konsep macam-macam kepribadian adalah Carl Gustav Jung. Pada tahun 1920 Jung membuat istilah introvert dan ekstrovert dengan memperlihatkan bagaimana proses mereka mendapatkan atau menghabiskan energinya. Introvert dan Ekstrovert ini memiliki karakteristik dan keunikan yang berbeda, berikut penjelasan lengkapnya!

 

Ekstrovert

 

Menurut Jung (1921), orang-orang yang memiliki sikap ekstrovert itu lebih terlibat dengan rangsangan atau stimulus dari luar dirinya, dapat dipahami para ekstrovert ini lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan luar mereka daripada oleh dunia batinnya sendiri.

 

Ekstrovert memiliki beberapa kelebihan diantaranya: Terbuka dalam banyak hal, Berkembang dengan mudah, Memiliki banyak motivasi, Terus mencari pengalaman baru, Menarik perhatian, Asertif dan aktif, Responsif, Memiliki banyak pendapat atau argumen.

 

Sedangkan, kekurangan tipe Ekstrovert adalah: Mudah bosan Dipandang cerewet, Sulit merasakan sesuatu dengan dalam, Kurangnya waktu untuk diri sendiri, Selalu ingin bersosialisasi, Sangat butuh teman, Terlalu terbuka dengan orang lain, Terlalu bersemangat terhadap berbagai hal, Dianggap selalu percaya diri, Sering dinilai tukang modus, Sering dinilai selalu Bahagia padahal tidak, Sering dianggap sebagai pribadi yang terlalu membutuhkan orang lain.

 

Introvert

 

Sebaliknya, Introvert dideskripsikan oleh Jung (1921) sebagai orang yang memfokuskan energi mereka ke “dalam”, menuju pada aktivitas dengan diri sendiri atau yang disebut dengan thoughtful activities . Energi psikisnya hanya berputar di dalam diri sendiri, lalu berorientasi ke subjektif atau akan terkesan sibuk dengan bias nya sendiri, fantasi, imajinasi, mimpi, dan persepsi sendiri yang ramai di kepala.

 

Kelebihan Tipe Kepribadian Introvert diantaranya: Perlu berpikir panjang sebelum berbicara, Pendengar yang aktif, Teliti dan jeli, Lebih mudah mandiri, Membuat pertemanan yang intimate dan berkualitas, Hormat terhadap banyak hal, Berorientasi pada detail, Pemimpin yang hebat, Mediator yang baik dan memecahkan masalah.

 

Kekurangan Introvert dapat kamu pahami sebagai berikut: Terlalu menghabiskan waktu sendiri, Banyak memilih diam, Tidak berpartisipasi di lingkungan sosial, Sistem imun yang lemah. Atau dapat dimaknai kekurangan seorang introvert adalah mudah dipandang sebelah mata oleh orang lain terutama orang yang belum mengenal mereka dengan dalam. Orang-orang akan mudah mempertanyakan betapa sedikitnya kamu dalam berbicara, mengapa malu dan pendiam? Sesuatu yang menyinggungmu akan membuat kamu diam dan tidak pernah keluar dari zona tersebut.

 

Memahami Pekerja dengan 2 Tipe Kepribadian

 

Karakter Karyawan Ekstrovert

Smart People, karyawan dengan kepribadian ekstrovert di lingkungan kerja memiliki karakteristik dimana mereka lebih aktif di lingkungan sosial sehingga jauh lebih nyaman berbicara dengan banyak orang. Beberapa orang juga menilai, karyawan ekstrovert dikenal sebagai orang yang dapat mencairkan suasana kantor.

 

Mempelajari cara bekerja karyawan ekstrovert dapat menguntungkan bisnis dalam banyak hal. Secara umum, ekstrovert memiliki sifat sosial dan suka bekerja dengan orang lain sehingga mereka cenderung berhasil dalam lingkungan tim. Mereka juga cenderung langsung terjun ke dalam proyek, sementara introvert mungkin perlu lebih banyak waktu untuk memikirkan cara mengatasi apa yang ada di depan mereka. Berikut ciri-ciri tipe ekstrovert yang dapat ditemukan di kantor:

  • Mereka akan cenderung lebih produktif ketika dikelilingi orang lain selama kerja, karyawan ekstrovert akan cocok dilibatkan untuk sesi brainstorming secara teratur.
  • Ekstrovert umumnya lebih suka membicarakan sesuatu daripada memikirkannya. Jika ingin memaksimalkan potensi karyawan ekstrovert dengan minimal resiko, sebaiknya jadi dalam pelatihan, ada baiknya untuk memberikan banyak waktu untuk pertanyaan dan diskusi saat mempresentasikan ide-ide baru.
  • Ekstrovert suka bertanggung jawab, jadi sebagai rekan kerja atau pemimpin. Oleh karena itu, mereka dapat diberikan kesempatan untuk memimpin tim atau proyek. Hal tersebut sebagai cara untuk menunjukkan penghargaan atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik.
  • Ekstrovert menyukai variasi, jadi beri mereka kesempatan untuk mencampuradukkan berbagai hal dan mengerjakan berbagai jenis proyek dan tugas.

 

Karakter Karyawan Introvert

Karyawan dengan kepribadian introvert di lingkungan kerja memiliki karakteristik, yakni mereka cenderung tidak menyukai konflik. Bahkan jika memungkinkan mereka memilih untuk menghindari konflik di kantor. Kelebihan dari karyawan introvert adalah mereka melakukan pekerjaan secara fokus. Mereka menghindari multitasking dan memilih menyelesaikan satu pekerjaan terlebih dahulu. Selain itu, introvert lebih menyukai keheningan atau suasana kantor yang tidak berisik untuk meningkatkan fokusnya dalam bekerja. Untuk ciri-cirinya dapat kamu pahami dalam poin-poin berikut:

  • Seorang introvert umumnya lebih suka ‘bersantai’ di hari kerja dengan menyortir dan merencanakan sendiri pekerjaan apa saja yang akan dilakukan hari ini pada setengah jam pertama masuk kerja. Sementara pada waktu istirahat, karyawan introvert memilih untuk menyendiri atau menghabiskan waktu seorang diri untuk mengembalikan energinya.
  • Seorang introvert tidak akan nyaman berbicara ketika berada dalam forum, rapat, atau diskusi. Oleh sebab itu, sebaiknya tanyakan ide atau pendapat secara langsung atau mungkin sebelum pertemuan.
  • Karyawan dengan kepribadian introvert cenderung suka menuliskan konsep dan ide ketika mendapat kesempatan menganalisis sebuah masalah. Proses berpikir kritis versi introvert memerlukan waktu.
  • Karyawan introvert cenderung suka bekerja sendiri di tempat yang tenang, temukan cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kinerja karyawan.
  • Karyawan introvert sering tidak nyaman mendapatkan pujian atau kritik di depan umum, jadi lebih baik berhadapan langsung secara personal untuk diskusi. Karyawan introvert akan memberikan ide-ide mendalam secara tertulis.

 

Smart People, sebenarnya dalam teorinya ini, Jung tidak pernah mengatakan kalau Ekstrovert dan Introvert itu digunakan untuk mengklasifikasikan orang. Ia meyakini bahwa tidak ada satupun orang di dunia ini yang sepenuhnya introvert ataupun ekstrovert. Secara teoritis setiap orang memiliki kadar ekstrovert dan introvertnya masing-masing. Namun, tetap saja, pada akhirnya kita perlu menghargai perbedaan kepribadian sebagai kunci terwujudnya kerjasama dan kolaborasi yang membantu suksesnya sebuah proyek atau tujuan bersama.

 

Hal tersebut karena, sikap profesional akan terasa ketika bisa memahami dan menghargai perbedaan kepribadian. Kemudian menemukan titik tengah untuk menggabungkan perbedaan sebagai tantangan dalam bekerja. Jika ingin merencanakan bisnis dengan mumpuni, tak perlu khawatir. Smart People, sebagai rekan kerja atau pimpinan dalam perusahaan, ada baiknya kamu dapat mendorong ekstrovert dan introvert untuk bekerja sama. Meskipun terkadang tidak nyaman bagi masing-masing tipe kepribadian, tetapi mereka memiliki kekuatan yang akan meningkatkan pengembangan profesional dan memberikan kontribusi lebih besar pada proyek.

 

Yuk, Smart People jika kamu sudah mengenal bagaimana karaktermu atau rekan kerjamu, kamu dapat mengeksplor diri melalui hal-hal kecil yang saling menguntungkan satu sama lain. Jangan lupa libatkan Tugu Insurance untukmu berani melangkah maju.

 

Jangan lupa share artikel ini ke orang terdekatmu dan juga follow social media Tugu Insurance agar kamu tidak ketinggalan info menarik!

 

Facebook         : @tuguinsurance

Instagram        : @tuguinsurance

Twitter              : @tuguinsurance

Tiktok               : @tuguinsurance

LinkedIn           : PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk

 

 

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

 

 

Source :

Referensi 1

Referensi 2

Referensi 3